SUGIARTO [ Sugih Ilmu Lan Arto ] Kaya akan ilmu dan harta, Selalu berusaha untuk menjadi yang lebih baik.

Saturday, January 21, 2012

Solidaritas Karyawan PT Sanmina-SCI

Pada tgl 18 January 2012 kemaren telah di buktikan
bahwa karyawan di PT sanmina bersatu , untuk memperjuangkan hak-hak mereka.
Hak yang mereka tuntut antara lain :
1. Menuntut kenaikan upah sesuai dengan selisih UMK baru dengan yg lama, untuk karyawan di atas satu tahun.
2. Menutut adanya perbedaan persentase penilaian : Meet : 5% ,Exeed : 8% , Exeptional : 12 %
3. Menuntut Adanya Uang Perumahan untuk semua karyawan.

Friday, October 14, 2011

Sunday, July 31, 2011

Tarawih Perdana

BATAM–Umat Islam di Kota Batam mulai melakukan Shalat Tarawih Minggu (31/7) malam dan hari ini, Senin (1/8) adalah hari pertama puasa atau 1 Ramadhan 1432 H. Pada Shalat Tarawih tadi malam mayoritas masjid penuh oleh jamaah. Begitu juga dengan Masjid Raya Batam juga dipenuhi ribuan  jamaah.

Shalat Tarawih berjamaah diawali dengan Shalat Isya berjamaah dan ceramah Ramadhan. Ribuan jamaah tampak khusuk shalat dan mendengarkan ceramah Ramadahan. Karena penuh, shaf jamaah meluber hingga ke serambi masjid.

Di masjid yang terbesar di Kota Batam ini, selama bulan Ramadan, takmir masjid juga menggelar berbagai kegiatan untuk mengisi amalan Ramadhan. Di antaranya kuliah Subuh, kuliah Zhuhur, santunan anak yatim, tadarus, bazaar Ramadhan dan berbagai kegiatan lainnya.

“Takmir juga menggelar buka puasa bersama yang dilaksanakan tiap hari, ini penting bagi mereka yang tidak sempat buka di rumah bersama keluarga,” kata Dzikry salah seorang jamaah.

Pantauan di luar area masjid, tampak antrean kendaraan jamaah yang hendak melaksanakan shalat tarawih meluber ke jalan-jalan di seputar Dataran Engku Putri, bahkan jalanan di depan kantor Dewan dan Pemko Batam padat dipenuhi kendaraan pribadi dan charteran. Petugas keamanan dari jajaran kepolisian pun bersiaga menjaga suasana agar tetap kondusif.

sumber: haluan kepri

Punggowo Batam Akan Bangun Perkampungan Budaya

Punggowo Batam Akan Bangun Perkampungan Budaya

BATAM - Paguyuban Among Warga Jawa (Punggawa) Batam akan membangun perkampungan budaya di daerah Nongsa. Lahan seluas 5 hektar telah dipersiapkan dengan perencanaan pembangunan selama 3 tahun. Demikian disampaikan Ki Lurah Punggawa Batam yang juga Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) DR HM Soerya Respationo, saat memberikan sambutan acara Megengan (tradisi masyarakat Jawa dalam menyambut bulan suci Ramadhan) di asrama haji, Batam Centre, Sabtu (30/7) malam.



"Lokasinya disamping Mapolda Kepri. Saat ini panitia sudah dibentuk dan Insya Allah pembangunan dimulai tahun ini juga," kata Soerya Respationo disambut tepuk tangan ribuan masyarakat Jawa yang memadati asrama haji.

Dijelaskan, tujuan pembangunan perkampungan budaya adalah melestarikan dan mengembangkan budaya Jawa secara berkesinambungan. Dengan cara itu, budaya Jawa bakal lestari dan eksis seterusnya. Sedangkan misinya adalah mengangkat ekonomi masyarakat sekitar dan masyarakat Jawa pada umumnya.

Di tempat yang sama, Ketua Punggawa, Nurdjito emngatakan, selain sebagai permukiman, perkampungan budaya itu nantinya akan menjalankan beberapa fungsi lain, di antaranya sebagai pusat informasi budaya Jawa, tempat ibadah, ajang aktivitas seni budaya, penelitian, dan pariwisata.

"Fungsi ini mesti berjalan dengan karakter budaya Jawa yang kuat," papar Nurdjito.

Terkait masalah dana, kata Nurdjito, Punggawa akan mengumpulkan dana dari sejumlah donatur. Sementara untuk masyarakat Jawa yang tergabung dalam Punggawa, akan diminta sumbangan sebesar Rp10 ribu per-orangnya.

"Saat ini ada 68 paguyuban Jawa yang berada dalam naungan Punggawa. Kami optimis pembangunan Perkampungan Budaya bisa terealisasi dalam waktu yang telah direncanakan," paparnya.(kid)

from: Haluan kepri

Saturday, July 30, 2011

MODEL PENGGUNA

MODEL PENGGUNA
1. USER REQUIREMENT MODEL, yang berhubungan dengan kebutuhan user
a.Socio-technical model – yang mewakili manusia dan persyaratan teknis.
b.Soft system methodology – yang memperhatikan isue-isue yang ada di seputar manusia dan organisasi.
c.Participatory design – yang mempersatukan user secara langsung dengan proses desain

2. COGNITIVE MODEL – yang merepresentasikan user sistem interaktif.
a.Hierarchi model – mewakili tugas dan tujuan user
b.Linguistic model – merepresentasikan sistem tata bahasa user
c.Physical & device model – merepresentasikan skil manusia
d.Cognitive architecture – mendasari semua model diatas.

Model Kognitif : suatu model yang berhubungan dengan sistem interaktif yang memodelkan aspek pengguna, yang meliputi pemahaman, pengetahuan, tujuan dan pemrosesan.

Beberapa isu jika dilakukan analisis penggunaan komputer, seperti :
Dimana kita berhenti, jika menyangkut elemen pergerakan motorik manusia atau pada level yang lebih abstrak.
Dimana kita memulai, memulaia analisis pada point yang berbeda pada hierarki goal tertentu.
Apa yang harus dilakukan ketika ada beberapa solusi pemecahan masalah atau jika solusi terhadap dua masalah saling berhubungan.
Apa yang harus dilakukan terhadap kesalahan yang terjadi.

Model GOMS : metode yang digunakan untuk mendeskripsikan deretan unit tugas dari seorang ahli atau operator untuk melakukan pekerjaannya.

Terdiri dari :
1.Goals, adalah tujuan yang ingin dicapai oleh user.
2.Operator, adalah level terendah analisis yang terdiri atas tindakan dasar yang harus dilakukan user dalam menggunakan sistem.
3.Methods, beberapa cara untuk membagi tujuan kedalam beberapa sub-tujuan.
4.Selections, merupakan pilihan terhadap metode yang ada. Pilihan ini tidak bersifat random tetapi lebih dapat diprediksi.

Model ini diperkenalkan oleh Card, Moran dan Newell.
Model CCT – Cognitive Complexity Theory, yang merupakan perluasan dari GOMS, CCT mengandung banyak prediksi atau kemungkinan.

Ada 2 deskripsi pada CCT :
1.User Goals, berhubungan dengan aturan produksi, aturan tersebut berbentuk “IF kondisi THEN aksi”
-Kondisi (state) adalah pernyataan tentang isi memori kita.
Jika kondisi bernilai benar maka aturan produksi dijalankan”
-Aksi adalah satu atau lebih tindakan yang mungkin mengubah memori kerja.

2. System  atau  Device, berhubungan dengan jaringan  transisi tergeneralisasi yang sangat detail.
CCT diperkenalkan oleh Kieres dan Polson.

Semakin banyak aturan produksi dalam CCT maka akan semakin sulit suatu interface untuk dipelajari.
Ada beberapa masalah dalam CCT, yaitu :

a.Semakin detail deskripsinya sehingga ukuran dari satu bagian interface dapat menjadi sangat besar.
b.Pemilihan notasi yang digunakan. Notasi yang berbeda dapat mengakibatkan perbedaan pengukuran.
CCT à alat rekayasa dengan pengukuran kemudahan untuk dipelajari dan tingkat kesulitan secara garis besar digabung dengan deskripsi detail perilaku user.

Contoh CCT
Satu set aturan produksi untuk menulis sebuah buku dan satu set lainnya untuk membuat teh. Kedua jenis aturan produksi ini dapat aktif secara simultan sehingga memungkinkan si penulis menulis buku sambil minum teh.

Merupakan suatu pemahaman dari perilaku pengguna dan kesulitan kognitif yang didasarkan pada analisis bahasa diantara pengguna dan sistem didalam model-model dialog.
Terdiri dari :
1.BNF (Backus-Naur Form) : suatu notasi yang merupakan pandangan sintaktik murni dari dialog yang merepresentasikan aksi dari user.
Terminal : tingkat terendah dari perilaku user dituliskan dengan huruf kapital. Cth : CLICK-MOUSE, MOVE-MOUSE. Non-terminal : tingkat yang lebih tinggi dari abstraksi ditulis dengna hurf kecil. Cth : select-menu, position-mouse.
2. TAG (Task-Action Grammar) : menekankan pada konsistensi yang dibuat lebih jelas dengan parameter aturan tata bahasa.

ANALISIS TUGAS

ANALISIS TUGAS

Analisis Tugas (task analysis) adalah suatu metode untuk menganalisis pekerjaan manusia, apa yang dikerjakan, dengan apa mereka bekerja dan apa yang harus mereka ketahui.

Mengapa perlu analisis tugas???
Untuk memasukkan elemen manusia secara langsung pada perancangan secara sistematis dan terbuka sehingga dapat diperiksa secara teliti. Elemen manusia harus dioptimalkan dan potensi kesalahan harus diminimalkan.

TERDIRI dari :

°Sasaran (external task) adalah kondisi sistem yang ingin dicapai manusia.
°Tugas (intgernal task) adalah himpunan terstruktur dari aktifitas yang dibutuhkan, digunakan atau dipercayai sebagai hal penting untuk mencapai sasaran dengan menggunakan perangkat tertentu.
°Aksi (action) adalah tugas yang tidak mengandung pemecahan persoalan atau komponen struktur kendali.
°Rencana (method) terdiri atas sejumlah tugas atau aksi yang disusun dalam suatu urutan.

 Teknik Analisis Tugas dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
1.Dekomposisi Tugas
2.Analisis Berbasis Pengetahuan
3. Teknik Berbasis Relasi Entitas


Dekomposisi Tugas memisahkan tugas kedalam urutan sub-tugas, bertujuan untuk menjelaskan aksi yang dilakukan manusia, menstrukturkan tugas didalam hierarki sub tugas dan menjelaskan urutan dari sub-tugas.

Jadi dibutuhkan analisis hierarki tugas (Hierarchical Task Analysis – HTA)
Untuk membangkitkan hierarki tugas, yang perlu dilakukan adalah :
-Dapatkan daftar semua tugas
-Kelompokkan tugas kedalam level tugas yang lebih tinggi.
-Dekomposisi level tugas terendah lebih lanjut
-Aturan pemberhentian (stopping rules) – bagaimana kita tahu kapan kita berhenti?


Contoh HTA, dalam rangka membersihkan rumah :

1. Ambil vacuum cleaner
2. Ambil semua peralatan pembantu
3. Bersihkan ruangan
3.1. bersihkan ruang utama
3.2. bersihkan ruang tamu
3.3. bersihkan kamar tidur
3.4. ……
4. Kosongkan kotak debu
5. Letakkan vacuum cleaner


Mendaftarkan semua objek dan aksi yang terlibat dalam tugas, tujuannya untuk memahami pengetahuan yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas.

Ada TIGA Notasi yang digunakan :
1.XOR – taksonomi normal : objek ada dalam satu-satunya cabang atau sebuah objek hanya merupakan bagian dari satu kategori.
2.AND – objek harus ada pada keduanya : digunakan jika suatu objek terdiri dari beberapa kategori untuk merepresentasikan klasifikasi jamak.
3.OR – kasus terlemah : dapat saja pada satu, banyak atau tak ada cabang, digunakan jika objek merupakan bagian dari suatu atau lebih kategori.


Berasosiasi dengan basis data pada model database entitas, mewakili sistem contoh tabel dan atribut pada analisis tugas, menekankan pada :
- objek,
- aksi,
- kejadian dan
- hubungan diantaranya.


Objek dibagi menjadi tiga group :
1.Objek kongkret : sesuatu yang sederhana – contoh : cangkir, vacuum cleaner.
2.Aktor : memasak, membersihkan
3.Objek komposit : staff dapur, resep

Aksi mengubah kondisi sesuatu (patient) menggunakan sesuatu (instrument) dan dilakukan oleh seseorang (agent)
1. Agent – yang melakukan aksi
2. Patient : yang diubah oleh aksi
3. Instrument : digunakan dalam melakukan aksi

Contoh : Chef (agent) mencampur (action) resep (patient) dengan sendok  (instrument)

Event (Kejadian) adalah saat sesuatu berlangsung atau terjadi.
-Kinerja aksi : “Sam memanen wortel”.
-Kejadian spontan : “biji kacang berkecambah” dan “kelembaban turun dibawah 25%” (agen tidak bertanggung terhadap suatu peristiwa dan tidak berasosiasikan objek)
-Kejadian berdasar waktu : pada tengah malam


Hubungan (relationship) merupakan suatu hubungan antara objek, aksi dan kejadian.
Relasi antara komponen-komponen tersebut adalah sebagai berikut :

-Object – object
-Action – object
-Actions and event
-Temporal relations


Beberapa sumber informasi yang dapat dipergunakan untuk membuat analisis tugas :

-Dokumentasi
-Observasi
-Wawancara
-Analisis awal
-Pengurutan dan klasifikasi

Output analisis tugas adalah bentuk perincian tugas yang dilakukan orang, teknik yang mereka gunakan, alat yang digunakan serta rencana dan urutan aksi untuk melaksanakan tugas tersebut.

Blogger templates

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget